Yohanes Chandra Ekajaya Ulang Kejayaan!

Selama beberapa tahun terakhir bisnis distro di Indonesia, khususnya di kabupaten Wonosobo mengalami penurunan yang sangat signifikan. Gejala ini bisa dilihat dari banyaknya distro besar yang bangkrut alias gulung tikar. Yohanes Chandra Ekajaya sebagai salah satu pebisnis distro yang masih bertahan mengatakan bahwa banyak faktor yang menyebabkan bisnis distro mengalami kemunduran.

yohanes-chandra-ekajaya-keren

Yohanes Chandra Ekajaya menyebutkan bahwa salah satu faktor yang menyebabkan kemunduran atau bangkrutnya bisnis distro adalah semakin menjamurnya bisnis penjualan online atau e-commerce. Padahal menurut pemilik distro YCE Good ini, jika pemilik distro mampu beradaptasi dan mau berbenah dan mengubah strategi dagangnya, maka ia sangat yakin jika distro miliknya mampu bertahan.

yohanes-chandra-ekajaya-suck

Tetapi pemilik distro YCE Cooljack ini tidak hanya ingin bertahan. Ia mempunyai keinginan untuk membuat bisnis distro miliknya berjaya kembali dengan menggunakan cara dan strategi yang kekinian. Yohanes Chandra Ekajaya pun merasa dirinya mampu dan mempunyai kapasitas untuk membuat distro miliknya besar dan jaya.

yohanes-chandra-ekajaya-ulang-kejayaan

Anak-anak muda gaul dan ngetren selalu dikaitkan dengan distro. Yohanes Chandra Ekajaya ingin menggaet anak muda kembali supaya dapat meningkatkan penjualan produk-produk distronya. Ia pun mulai berinovasi dengan menghadirkan produk-produk yang baru dan keren. Usaha dari pengusaha yang tetap bertahan pada bisnis distro ini membuahkan hasil yang sangat memuaskan.

 

Bisa dikatakan YCE Cooljack merupakan salah satu outlet distro terbesar di kabupaten Wonosobo. Pemilik outlet ini, Yohanes Chandra Ekajaya pun menggandeng band-band terkenal di kalangan anak muda. Tak luput ia pun juga bekerja sama dengan komunitas-komunitas anak muda. Tujuannya selain brand dan outletnya menjadi terkenal dan famous, penjualan produknya pun semakin meningkat.

 

Berbagai macam cara dan strategi pun Yohanes Chandra Ekajaya lakukan. Diantaranya menawarkan berbagai promo dan diskon. Meskipun tidak terlalu menunjang secara signifikan, tetapi promo dan diskon merupakan salah satu cara yang ampuh untuk memperkenalkan kembali kepada masyarakat bahwa bisnis distronya masih ada, bertahan, dan tetap berjaya. Berkat semua usaha adaptasinya tersebut kini ia dapat tersenyum lega.

Yohanes Chandra Ekajaya Sukseskan Sop Buntut

Yohanes Chandra Ekajaya merupakan seorang pengusaha muda sukses Indonesia yang baru-baru ini tengah membuka gerai bisnisnya di bidang kuliner yaitu soto Lamongan. Dimulai juga sebagai penjual soto di pinggiran jalan, kini Yohanes Chandra Ekajaya pun sukses dengan cita rasa kuliner nusantara tersebut.

Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan bahwa modal sekitar awalnya pun dapat dikatakan sangat rendah. Pasalnya, Yohanes Chandra Ekajaya memang ingin mendirikan bisnis tersebut dengan sangat sabar. Baginya ketekunan merupakan hal yang sangat penting dalam meraih kunci sukses khususnya dalam melakoni kegiatan bisnis.

yohanes-chandra-ekajaya-buntut

Dengan menghadirkan menu berupa soto ayam dan soto sapi, kini Yohanes Chandra Ekajaya pun rutin mendapatkan omzet bulanan sekitar Rp 30 juta untuk tiap bulannya. Adapun karyawan dari toko tersebut pun telah berhasil ia pekerjakan antara 20 hingga 40 orang yang tersebar dalam tiga cabang.

yohanes-chandra-ekajaya-sukseskan-sop-buntut

Yohanes Chandra Ekajaya mengisahkan bahwa awal mulanya ia pernah melakoni sebuah bisnis di luar bisnis kuliner. Di tahun 2009, Yohanes Chandra Ekajaya pernah berjualan sate keliling, dan akhirnya harus gulung tikar karena kalah saing dengan pedagang lainnya. Kemudian berikutnya Yohanes Chandra Ekajaya berbisnis rental play station, namun karena operasionalnya yang tinggi, ia pun kemudian memastikan untuk menghentikan bisnis beresiko cukup tinggi tersebut.

Pada akhirnya di tahun 2011, Yohanes Chandra Ekajaya pun berhasil membranding Soto milknya yang diberi nama yaitu Soto Lamongan Cak Eka. Soto Lamongan Cak Eka memang tengah laris dan tengah ramai di pasar Instagram. Dengan cita rasa rempah yang sangat khas, serta kesegaran dan cita rasa bumbunya yang nikmat membuat soto tersebut banyak dikenal oleh masyarakat.

Yohanes Chandra Ekajaya mengaku bahwa dalam sepiring sotonya tersebut dibanderol dengan harga Rp 8 hingga Rp 12 ribu untuk setiap mangkoknya. Setiap harinya, Yohanes Chandra Ekajaya berhasil menjual sekitar 500an mangkuk soto buatan Yohanes Chandra Ekajaya. Omzet ratusan juta rupiah pun berhasil ia dapatkan tiap bulannya. Kini, Yohanes Chandra Ekajaya dikenal sebagai ikon bisnis muda paling populer Indonesia.

Yohanes Chandra Ekajaya Kutukan-kutukan Misterius pada Benda Kuno

Kutukan merupakan suatu keinginan yang mengeskpresikan beberapa bentuk kesengsaraan atau kemalangan yang akan menimpa atau jatuh ke beberapa entitas lain (orang, tempat, atau benda). Secara khusus, “kutukan” mungkin merujuk pada keinginan yang merugikan atau rasa sakit yang akan ditimbulkan oleh kekuatan supernatural, seperti mantra, doa, kutukan, rasa benei, sihir, santet, kekuatan alam, atau roh.

Dalam sebuah artikel yang dirtulis oleh Yohanes Chandra Ekajaya banyak sistem kepercayaan, kutukan itu sendiri (atau ritual yang menyertainya) dianggap memiliki beberapa kekuatan hasil penyebab. Kutukan merupakan salah satu hasil dari peradaban manusia. Selama ribuan tahun, terdapat orang-orang yang berharap kemalangan menimpa musuh atau lawannya. Biasanya, mereka melibatkan kekuatan gaib untuk melancarkan maksudnya itu.

“Sejumlah hal pun ada yang dianggap menyimpan kutukan dari sang pemilik” kata Yohanes Chandra Ekajaya, tak terkecuali benda-benda. Berikut empat kutukan misterius yang terdapat di benda kuno seperti dikutip dari Listverse:

  1. Kutukan Raja Casimir IV

Beberapa hari setelah membuka makam Raja Casimir IV Jagiellon pada 1973, empat dari 12 arkeolog meninggal. Dalam beberapa tahun berikutnya, beberapa orang yang terlibat dalam proyek itu meninggal akibat kanker dan penyakit latai lannya. Secara keseluruhan, tidak kurang 15 orang yang bekerja dengan peninggalan mantan penguasa Italia itu meninggal. Lahir pada 1427, pemerintahan Casimir mengalahkan Ordo Teutonik, mendapatkan kembali Pomerania, dan membuat keluarganya menjadi salah satu dinasti terkemuka Eropa.

yohanes-chandra-ekajaya-kutukan

Ketika Casimir meninggal pada 1492, jasadnya terurai dengan eepat akibat cuaca buruk. Pcmbalsam dengan segera menutup peti mati dengan resin, dan tanpa disadari mcnciptakan bom patogen. “Kutukan” itu sebenarnya berasal dari Aspcrgillusflavus, jamur mematikan yang dapat ditemukan di mayat dan makam kuno. Jamur itu menyerang segala sesuatu di sekitarnya ketika peti kayu dibuka. Jamur yang sama juga menjadi penyebab “kutukan” Raja Tutankhamun yang menewaskan beberapa ahli Mesir Kuno.

yohanes-chandra-ekajaya-kutukan-kutukan-misterius-pada-benda-kuno

  1. Kutukan Sumur Santa Anna

Pada 2016, arkeolog menemukan sebuah sumur kuno yang diduga mengandung kutukan di dekat Liverpool, Inggris. Kultus Santa Anna pernah tersebar luas di Inggris pada Abad Pertengahan. Ibu dari Maria itu sering dikaitkan dengan sumur penyembuhan. Konon, Anna mandi di sumur tersebut yang dikenal dapat mengobati penyakit kulit dan mata. Selama berabad-abad, sebuah biara di dekatnya merawat sumur tersebut. Pada Abad ke-16, sengketa mengemuka atas akses ke sumur. Biara Father Delwaney dan tetangga pemilik tanah, Hugh Darcy, saling mengklaim kepemilikan tersebut.

yohanes-chandra-ekajaya-musem

Darcy memprediski bahwa Delwaney tidak akan memiliki akses lebih lama lagi. Dua hari kemudian, utusan Raja Henry VIII menyita biara dan sumur tersebut. Delwaney pun mengutuk Darcy, di mana menurut legenda, anak Darcy meninggal karena penyakit misterius dan Darcy mengalami kerugian besar. Setahun kemudian, ia ditemukan di dasar sumur dengan kepala hancur.

  1. Kutukan persaingan dagang

Pada tahun 2003, arkeolog membongkar jasad perempuan Athena kuno yang dikremasi bersama dengan lima tablet berisi kutukan. Tertanggal pada Abad ke-5 SM, kutukan tersebut ditujukan kepada sejumlah pemilik kedai, sehingga arkeolog mencurigai persaingan perdagangan menjadi motifnya. Berdasarkan tradisi Yunani, tablet kutukan harus disimpan di bawah tanah. Perempuan yang dikremasi itu diduga merupakan orang yang menulis tablet kutukan tersebut.

Diyakini, kuburan seseorang akan menjadi perantara bagi tablet kutukan tersebut untuk mencapai dewa dunia bawah, yang konon akan melaksanakan teluh tersebut, demikianmenurut kepercayaan kuno Yunani. Bahasa mengagumkan dari kutukan tersebut menunjukkan pembuatan yang profesional. Kutukan tersebut meminta kepada para dewa dunia bawah atau chtho-nic seperti Hekatc, Artemis, dan Hermes untuk melanjutkan kutukan pada sasarannya.

Satu dari kelima tablet kosong. Diduga mantera kutukan dirapalkan secara lisan, bukan dituliskan di atasnya.

  1. Jejak Kemalangan Harta Croesus

Pada 1965. penduduk desa menemukan sebuah makam di Turki barat. Sebanyak 363 objek perak dan emas ditemukan di makam tersebut dan dijuluki Harta Croesus. Tidak lama setelah penemuan itu, terjadi sejumlah kemalangan, di mana hal tersebut membuat banyak orang meyakini bahwa harta tersebut terkutuk. Salah satu pencuri harta di makam itu kehilangan tiga anaknya dan pelaku lainnya lumpuh.

Sementara itu pencuri ketiga mengalami perceraian dan anak laki-lakinya memutuskan untuk bunuh diri. Pelaku terakhir menjadi gila dan selama bertahun-tahun memberi tahu orang-or-ang tentang 40 tong emas yang disembunyikannya.

Metropolitan Museum of Art (Mct) di New York membeli harta tersebut. Pada 1987, tiga hari sebelum Mct berhak memiliki harta tersebut. Pemerintah Turki mengambil sejumlah langkah untuk mendapatkan kembali harta karun itu. Setelah melalui ranah hukum selama enam tahun, Mct mengakui bahwa mereka mengetahui harta itu merupakan curian. Harta Croesus itu pun dikembalikan ke Turki.

Yohanes Chandra Ekajaya Tawarkan Fine Dinning

Sebagai seorang pengusaha yang sudah lama bergelut di bidang kuliner, Yohanes Chandra Ekajaya mencoba menawarkan konsep yang baru dalam bisnis restoran. Nama konsep baru yang ia tawarkan tersebut diberi nama fine dining. Fine dining adalah sebuah konsep dimana suasana yang mewah, berkelas, dan lux menjadi daya tawar dan nilai jual dari sebuah restoran.

yohanes-chandra-ekajaya-dining

Bila merujuk pada kota metropolis, biasanya restoran yang menawarkan konsep fine dining ini kerap dikunjungi oleh pejabat atau para pengusaha untuk membicarakan bisnis. Tetapi bila diterapkan ke kota yang kosmopolit plus megapolit seperti Wonosobo, maka pangsa pasar akan berbeda. Menurut Yohanes Chandra Ekajaya, di kota ini kaum urban dan para remaja adalah pengunjung utama dari kafe atau restoran yang menawarkan konsep mewah dan berkelas.

 

Yohanes Chandra Ekajaya mengatakan bahwa sebenarnya konsep fine dining sangatlah luas. Ia tidak hanya berbicara mengenai tempat. Tetapi menu, makanan, pelayanan, dan suasana semuanya menyatu, sinergis, harmonis, dan integral. Sehingga sangat wajar jika harga dalam setiap menu restoran yang menawarkan konsep fine dining sangat kompetitif.

yohanes-chandra-ekajaya-fine-dinning

Konsep fine dining pun sebenarnya merupakan gubahan konsep yang diambil dari negeri Eropa. Biasanya orang Indonesia, khususnya remaja dan pemuda sangat senang dengan style makan ala Eropa, sehingga sangat Yohanes Chandra Ekajaya menyatakan bahwa konsep fine dining sangat cocok diterapkan di Indonesia.

Fine dining pun mempunyai bermacam-macam jenis, diantaranya semi fine dining, cold fine dining, summer fine dinning, dan sprint fine dining. Yohanes Chandra Ekajaya mengatakan bahwa konsep fine dining yang ditawarkannya mengacu kepada musim di wilayah Eropa. Sehingga nuansa dan suasana yang ditawarkan pun sangat terasa Eropa.

yohanes-chandra-ekajaya-tawarkan-fine-dinning

Candle light dinner menjadi properti wajib di seluruh restoran. Tetapi nuansa yang romantis disertai lilin yang bercahaya melankolis hanya bisa didapatkan di restoran milik Yohanes Chandra Ekajaya. Makanan pembuka, utama, dan hidangan penutup pun menjadi sajian yang wajib di restoran ini. Selain itu pengunjung bisa memesan konsep khusus ketika memesan meja di restoran ini.

 

 

Yohanes Chandra Ekajaya Terbitkan Buku

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko terbitkan buku sastra anak

Saat menempuh pendidikan tinggi di salah satu universitas ternama di kabupaten Wonosobo, pria yang mengambil jurusan sastra Indonesia ini sangat tertarik dengan mata kuliah sastra anak. Pria tersebut adalah Yohanes Chandra Ekajaya. Ia mengatakan bahwa dunia anak-anak adalah dunia yang paling membahagiakan. Tetapi ia pun mewanti-wanti kepada setiap orang tua supaya memperhatikan bahan bacaan anak-anak.

Saat ini buku-buku yang diperuntukkan untuk anak-anak sangatlah sedikit. Peluang inilah yang digunakan oleh Yohanes Chandra Ekajaya ketika dirinya sudah meraih gelar sarjana. Ia pun menjadi seorang penulis buku anak-anak. Tidak hanya berhenti dengan menjadi penulis saja, pemuda kelahiran Wonosobo ini pun mendirikan sebuah penerbitan buku anak-anak yang diberi nama YCE Kids.

Sembari menulis dan mengelola penerbitan, Yohanes Chandra Ekajaya melanjutkan studi program masternya. Ia mengambil jurusan psikologi anak. Dengan menempa ilmu di jurusan tersebut, penulis buku anak-anak ini semakin mempunyai banyak wawasan tentang anak-anak dan dunianya. Bahkan tidak jarang materi-materi yang ia tuliskan dalam bukunya berasal dari pengalamannya menangani klien.

pengusaha yohanes chandra ekajaya terbitkan sastra anak

Yohanes Chandra Ekajaya menggunakan media sosial untuk ajang promosi buku-bukunya. Diantaranya instagram, facebook, line, blackberry messenger, dan sebagainya. Dari promo yang dilakukan di media sosial, mahasiswa psikologi anak ini mampu menjual 10 ribu eksemplar per bulannya. Untuk ukuran penerbitan, kuantitas penjualan tersebut dapat digolongkan sangat laku.

Pada awalnya, ide dan gagasan untuk menulis buku anak-anak atau pun menulis buku tentang anak-anak tidak serta merta datang begitu saja. Selain karena gelar sarjananya adalah sastra Indonesia, tetapi alasan Yohanes Chandra Ekajaya menekuni dunia tulis menulis terutama terkait anak-anak adalah karena ada klien psikologinya yang mencari solusi supaya dapat lebih komunikatif dengan sang buah hati.

Dari curhat dan permasalahan para klien itulah  Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya mempunyai ide untuk membuat buku yang membahas psikologi anak. Ia mengatakan bahwa buku-buku tentang psikologi anak di Indonesia sangatlah sedikit. Makanya ia ingin menggunakan kesempatan tersebut untuk membagikan ilmunya kepada para orang tua, sekaligus membangun usaha dan bisnis bagi dirinya.

Yohanes Chandra Ekajaya Semangati Ibu Rumah Tangga

Pada awalnya banyak yang meremehkan kegiatan yang dilakukan oleh Yohanes Chandra Ekajaya. Sebagai pengusaha ia merasa bertanggung jawab baik secara moral dan sosial kepada masyarakat. Makanya kemudian ia membina para perempuan, khususnya ibu-ibu rumah tangga untuk melakoni dan menjalankan bisnis yang belum pernah dijalani sebelumnya.

Yohanes Chandra Ekajaya ingin membuktikan kepada masyarakat luas bahwa bahwa para perempuan, terutama ibu rumah tangga bisa menjadi seorang pebisnis, dan bahkan seorang pengusaha yang sangat jago. Kelebihan utama yang dimiliki oleh ibu rumah tangga adalah kemampuannya untuk bekerja keras. Oleh sebab itu sebagai pengusaha yang sudah senior ia ingin para ibu rumah tangga ini mengembangkan bisnis di dunia plastik.

Bisnis plastik memang sangat jarang dijalankan oleh seorang perempuan, apalagi ibu rumah tangga. Tetapi Yohanes Chandra Ekajaya sangat optimis bahwa para ibu rumah tangga pasti mampu melakukan hal-hal yang sering di luar nalar.

yohanes-chandra-ekajaya-ibu-rumah-tangga

Pada awalnya hanya ada 15 ibu rumah tangga yang bersedia menjalani pembinaan dan pelatihan yang diadakan Yohanes Chandra Ekajaya. Kemudian untuk modal awal, pengusaha senior ini pun memberikan bantuan tujuh buah mesin pemotong plastik. Satu bulan berjalan bisnis itu masih sepi, tetapi setelah beberapa bulan berjalan maka banyak order dan permintaan yang datang kepada mereka. Hingga saat ini usaha tersebut terus berkembang, bahkan jumlah karyawannya pun sekarang sudah mencapai ratusan orang, dan semuanya merupakan ibu rumah tangga.

yohanes-chandra-ekajaya-semangati-ibu-rumah-tangga

Berkat keberhasilan itu, Yohanes Chandra Ekajaya kemudian menghibahkan tiga toko untuk menjadi tempat penjualan usaha pemotongan plastik tersebut. Kini usaha yang dirintis oleh ibu-ibu rumah tangga tersebut berkembang dan sangat maju. Semangat dan daya juang yang tinggi itulah yang disukai oleh pengusaha berusia 27 tahun ini.

Yohanes Chandra Ekajaya mengungkapkan bahwa ibu rumah tangga lebih tangguh dan tahan banting bila dibandingkan laki-laki, sebab mereka mempunyai prinsip untuk tidak mengatakan tidak bisa sebelum dicoba. Dan prinsp itu jugalah yang diturunkan kepada anak-anak mereka. Jadi secara tidak langsung pengusaha asal Wonosobo ini telah menanamkan semangat dan daya juang kepada generasi muda.

Yohanes Chandra Ekajaya Pengrajin Wayang Kulit

bisnis wayang J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Sebagai seorang seniman, maka Yohanes Chandra Ekajaya mempunyai tanggung jawab yang lebih dibandingkan dengan manusia lainnya dalam masyarakat. Terlebih seni yang ia geluti merupakan seni yang tergolong masterpiece, yaitu wayang kulit. Ia adalah salah seorang seniman wayang kulit asal kabupaten Wonosobo yang sangat terkenal. Bersama sang istri, ia melakoni dan menjalani proses pembuatan wayang secara mandiri dan berdikari di rumah mereka, di dusun Candimulyo, kecamatan Kertek, Wonosobo.

Menyadari bahwa era zaman sudah berubah, maka Yohanes Chandra Ekajaya pun harus berbenah dalam pengelolaan dan manajemen bisnis wayang kulit. Makanya selain menjadi seniman, ia pun menjadi seorang pengusaha yang bergerak di bidang pembuatan wayang kulit.

Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya menyebutkan bahwa dirinya mulai beralih membisniskan wayang kulit sejak tahun 1990. Ia melakukan itu karena melihat gelagat masyarakat yang semakin kurang menyenangi kesenian adiluhung, diantaranya wayang, tembang, dan sebagainya. Bahkan ia sempat mengalami tahun-tahun yang sepi. Di tahun itu ia sama sekali tidak berproduksi sama sekali karena tidak ada permintaan yang datang kepadanya.

pebisnis yohanes chandra ekajaya rambah kerajinan wayang

Walaupun keuntungan yang didapat tidak menentu, tetapi Yohanes Chandra Ekajaya selalu optimis dan mengatakan bahwa membuat wayang kuit merupakan salah satu sembahyangnya melestarikan kebudayaan dari para leluhur. Selain itu ia pun bersyukur karena hingga saat ini wayang kulitnya bisa menjadi ladang uang untuk operasional kehidupannya sehari-hari.

Banyak dari pelanggan wayang kulit Yohanes Chandra Ekajaya mengakui bahwa hasil produksi wayang kulit buatanya memang teliti, detil, dan sangat istimewa. Ukiran dan corak benar-benar diperhatikan, maka tidak heran banyak pelanggan yang justru tidak mau memberi harga murah untuk karya seni buatannya. Mereka selalu memberi harga yang mahal, dan kemudian mereka beli sendiri.

Bahan baku yang digunakan oleh seniman sekaligus pengusaha ini sangat istimewa. Yohanes Chandra Ekajaya mendapatkan pasokan kulit sapi terbaik dari sebuah pabrik kulit. Biasanya ia membeli kulit sapi ini per 50 kilogram. Karena selalu ada sisa bahan yang kecil-kecil, maka ia pun bereksperimen dengan membuat souvenir wayang yang berbentuk kecil, seperti gantungan kunci dan sebagainya.

Yohanes Chandra Ekajaya Jual Galon Siul

Yohanes Chandra Ekajaya memang ahli untuk melihat pasar dan memperkirakan ide bisnis yang visioner. Ini terlihat dengan bagaimana dia memandang sesuatu tentang ide bisnis gila dan brilian. Orang-orang tentunya akan berpikir ulang tentang ide gila bisnis. Namun tidak bagi Yohanes Chandra Ekajaya. Berbisnis-bisnis dan bisnis itulah yang ada di dalam kepalanya saat ini.

Pikiran Yohanes Chandra Ekajaya adalah tentang bagaiaman dia menghasilkan uang, tentang bagaimana dia menciptakan peluangnya sendiri di masa depan. Itulah jalan pikirnya, duit-duit dan duit. Pikiran Yohanes Chandra Ekajaya sendiri sudah mengerucut sejak kecil dimana dia sudah berpikiran tentang bagaimana dia bisa menjual sesuatu.

yohanes-chandra-ekajaya-air

Saat besar Yohanes Chandra Ekajaya memiliki ide kreatif dengan ide bisnis yang luar biasa. Dahulunya Yohanes Chandra Ekajaya sudah pintar dalam memasak oleh karena itu dia mencoba membuat ide bisnis darisini. Usaha kuliner nampaknya menjadi titik awal tentang bagaiamana Yohanes handra Ekajaya mengenal bisnis.

yohanes-chandra-ekajaya-galon

Perkenalan bisnis Yohanes dimulai saat dia berusaha mengetahui bagaiamana pedagang otak otak bisa sukses. Dia mencari usaha tersebut dan meniliti ide dan usaha di perpustakaan semasa sekolah SMA. Dia belajar tentang bagaimana dia menjalankan bisnis kulinernya. Dan hasilnya diluar dugaan, bisnis kulinernya meledak dan membuat Yohanes Chandra Ekajaya lebih kaya. Namun ada yang menarik disini, yaitu ide gilanya membuat gallon isi ulang.

yohanes-chandra-ekajaya-jual-galon-siul

Di daerah Yohanes sendiri sebenarnya masih banyak air bersih dan tentunya orang juga bisa mendapatkan air dengan mudah. Hanya saja banyak sekali orang di daerah Yohanes Chandra Ekajaya sangat sibuk dengan kesehariaanya. Ini tentu memudahkan peluang menjual gallon isi ulang.

Yohanes Chandra Ekajaya Sukses Ekspor ke 50 Negara

Alumni jurusan ilmu sejarah salah satu universitas terkemuka di Wonosobo ini sama sekali tidak menyangka bahwa garis hidupnya telah membawanya menjadi seorang pengusaha yang sangat sukses. Chandra Ekajaya pada mulanya tidak menyangka bahwa bisnis yang dilakoninya bisa berkembang dengan sangat pesat dan dipercaya oleh banyak orang di penjuru belahan dunia.

Yohanes Chandra Ekajaya melakoni sebuah bisnis di bidang batu alam. Percaya atau tidak percaya, pemuda asal Wonosobo ini memulai bisnis batu alamnya dengan modal 50 ribu rupiah. Ia pun memulai bisnis batu alamnya dari sebuah kamar kos milik bapak Supriyanto di Candimulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo.

ekspor-yohanes-chandra-ekajaya

Berbekal email berbayar yang dibelinya dengan modal uang 50 ribu rupiah tadi, Yohanes Chandra Ekajaya mulai menindak lanjuti pelanggan dan konsumen yang data-datanya didapatkan dari internet. Pada saat itu ia masih bekerja sebagai operator di sebuah perusahaan jasa angkutan ekspor. Rutinitas berangkat pagi dan pulang malam ia jalani sehari-hari.

yohanes-chandra-ekajaya-ekspor

Selepas pulang kerja, Yohanes Chandra Ekajaya menyempatkan waktu untuk pergi ke warung internet. Ia mencari konsumen dan pelanggan di luar negeri. Ia pun mulai mengumpulkan tabungan dari potongan gajinya yang digunakannya untuk membuat sebuah website dan membayar pengelola webnya. Dari usahanya yang rutin dan telaten itulah ia mulai mengekspor batu alam miliknya ke mancanegara.

DI tahun 2008, Yohanes Chandra Ekajaya mulai mengekspor produknya ke Amerika, Eropa, dan Oceania. Saat hendak mengekspor barang pun ia mendapat hambatan, karena untuk mengekspor produk ke luar negeri biayanya sangat mahal, dan ia sama sekali tidak mempunyai uang. Akhirnya ia pun meminjam uang ke teman-temannya, dan berjanji akan mengembalikannya jika para konsumen sudah membayar dagangannya.

yohanes-chandra-ekajaya-sukses-ekspor-ke-50-negara

Chandra Ekajaya mengatakan bahwa dari keuntungan order pertama, ia menyisakan uang untuk menjadi modal bagi pesanan berikutnya. Pada order kedua dan ketiga ia sudah tidak memakai uang dari pinjaman teman. Karena usahanya terus berkembang, maka ia pun memutuskan untuk meng-kredit sebuah rumah yang dijadikannya sebagai kantor kecilnya. Ia berharap bisnisnya akan cepat berkembang.

Yohanes Chandra Ekajaya Juragan Ketoprak

Ketoprak Jakarta sungguh sangat nikmat terutama smabalnya yang luar biasa dicampur dengan toge dan bawang ini menjadi yummy sungguh sangat nikmat. Ketoprak Jakarta sungguh sangat membuat goyang lidah apalagi ketoprak milik Yohanes Chandra Ekajaya. Ketoprak tersebut sungguh sangat nikmat dan laris tentunya di pasaran. Di pasar kliwon ketoprak Yohanes Chandra Ekajaya sangat terkenal, tiap pagi para pengunjung pasar banyak yang mampir untuk sarapan ataupun oleh oleh pasar.

yohanes-chandra-ekajaya-juragan-ketoprak

Banyak sekali jajan pasar yang nikmat, ini seperti jajan pasar di pasar kliwon, seperti ketoprak milik Yohanes Chandra Ekajaya. Ketoprak yang sungguh sangat nikmat memanjakan lidah. Lidah anda bisa merasa nyaman dengan ranya yang luar biasa.

Ketoprak yohanes Chandra ekajaya sendiri dijual dengan harga yang sangat murah dan pas untuk pengunjung pasar. Keuntungan yang diambil menggunakan hitungan banyak yang terjual, artinya dengan banyaknya penjualan Yohanes Chandra Ekajaya bisa mengumpulkan banyak kekayan. Dia main kuantitas yang tentu memiliki kualitas. Terbukti dengan rasa yang luar biasa.

yohanes-chandra-ekajaya-ketoprak

Yohanes Chandra Ekajaya memiliki citarasa yang tinggi, dan semua masakan memiliki rasa yang enak jika dia yang membuatnya. Tidak ketinggalan ketoprak yang dia jual, sudah pasti dia memiliki jampi jampi resep di dalamnya. Jampi tersebut bukan dari dukun tapi dari racikan yang ditanganya sendiri menjadi sangat nikmat.

Sungguh sangat luar biasa ketoprak Yohanes Chandra Ekajaya ini, terutama saat orang pasar kliwon dating berkunjung. Sungguh sangat ramai anda pasti terkejut dengan itu. Sungguh luar biasa dengan dibantu tiga tenaga Yohanes Chandra Ekajaya mampu melejit dengan ketopraknya.