Om Telolet Om Chandra Ekajaya

Sudah lama sekali Chandra Ekajaya tidak bertemu dengan gurunya, yaitu Ki Sambarlangit. Maka dari itu, pada malam bulan purnama di bulan Desember tahun lalu pengusaha sekaligus pecinta mistik kontemporer ini mendatangi sang guru. Ada beberapa hal yang hendak ditanyakan kepada guru yang merupakan pakar mistik dan spiritual.

Pada bulan Desember 2016 Indonesia dan seluruh dunia dihebohkan dengan fenomena om telolet om. Banyak media dan pakar komunikasi angkat bicara mengenai hal ini. Salah satu diantaranya adalah profesor Abdul. Ia mengatakan bahwa om telolet om adalah mantra dalam bahasa Yahudi. Mendengar paparan seperti itu, nalar Chandra Ekajaya bergejolak. Ia merasa paparan dari profesor tersebut tidak masuk akal, sehingga ia bertekad untuk meminta penjelasan dari gurunya.

 

Saat dikunjungi sang murid, Ki Sambarlangit sedang mengisi teka-teki silang. Chandra Ekajaya menghaturkan sembah hormat dan salam. Tatapan sang guru menyiratkan sambutan hangat, dan menyuruh si murid untuk segera duduk di dekatnya. Sungguh pemandangan yang indah. Hal seperti ini mungkin hanya bisa dilihat pada abad 15 hingga 17 masehi.

 

Langsung menuju titik persoalan adalah ciri khas dari Ki Sambarlangit. Ia menanyakan tentang motif dan latar belakang si murid pergi mengunjunginya. Chandra Ekajaya selalu tidak dapat mengelak dari pertanyaan sang guru. Ia pun akhirnya berterus terang akan maksud kedatangannya ke padepokan tersebut.

 

Chandra Ekajaya mengatakan bahwa kepada gurunya bahwa ia ingin menanyakan perihal fenomena om telolet om. Sebagai pengantar ia menambahkan bahwa ia mendengar paparan dari profesor Abdul yang mengatakan bahwa fenomena om telolet om merupakan mantra yahudi.

 

Mendengar pengantar dari muridnya tersebut, Ki Sambarlangit lantas mengutuk keras pemaparan tersebut. Sang guru menerangkan kepada Chandra Ekajaya bahwa sejatinya om telolet om adalah prosesi penyambutan. Mimik wajah sang murid terlihat bingung dan tidak mengerti. Ki Sambarlangit melanjutkan bahwa yang ia maksud dengan prosesi penyambutan adalah bunyi terompet om telolet om yang menyambut makhluk paling senior se-alam semesta ke Indonesia.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s